Beikut adalah poin-poin dalam membuat ide karya tulis ilmiah (KTI) mahasiswa beserta contohnya agar mudah dipahami:
—1. Identifikasi Masalah
Cari masalah nyata yang relevan dengan bidang ilmu, lingkungan sekitar, atau isu terkini.
Contoh: Banyak mahasiswa mengalami gangguan tidur karena penggunaan gadget berlebihan.
—2. Observasi Fenomena
Amati kejadian sehari-hari yang menarik untuk diteliti.
Contoh: Banyak jemaah haji Indonesia mengalami sesak napas saat melaksanakan ibadah karena paparan debu dan kepadatan.
—3. Kajian Literatur
Baca jurnal, artikel, buku, atau laporan penelitian sebelumnya untuk menemukan celah (gap research).
Contoh: Ternyata penelitian tentang hubungan kebiasaan merokok dengan kualitas hidup mahasiswa masih terbatas.
—4. Diskusi & Brainstorming
Bertukar pikiran dengan dosen pembimbing, teman, atau praktisi lapangan.
Contoh: Diskusi dengan dokter paru melahirkan ide penelitian tentang efektivitas edukasi pernapasan pada pasien PPOK.
—5. Relevansi dengan Program Studi
Pastikan ide sesuai bidang ilmu dan bermanfaat secara akademik maupun praktis.
Contoh: Mahasiswa kesehatan meneliti hubungan pola makan cepat saji dengan risiko obesitas pada remaja.
—6. Kebaruan (Novelty)
Cari sisi unik atau hal baru yang belum banyak diteliti.
Contoh: Penelitian bukan hanya tentang efek kopi pada kualitas tidur, tetapi spesifik pada kopi susu kekinian yang populer di kalangan mahasiswa.
—7. Keterjangkauan (Feasibility)
Sesuaikan dengan waktu, biaya, dan kemampuan.
Contoh: Penelitian survei online tentang perilaku olahraga mahasiswa lebih feasible daripada uji laboratorium yang mahal.
—8. Manfaat (Significance)
Pilih ide yang memberikan kontribusi nyata, baik untuk ilmu pengetahuan, masyarakat, atau kebijakan.
Contoh: Penelitian tentang kepatuhan penggunaan masker pada mahasiswa pasca-pandemi untuk mendukung program kesehatan kampus.
—Contoh Ide KTI Mahasiswa:
1. Hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan kualitas tidur mahasiswa.
2. Efektivitas edukasi gaya hidup sehat melalui media sosial terhadap kebiasaan makan mahasiswa.
3. Hubungan tingkat stres akademik dengan kejadian gangguan pencernaan pada mahasiswa kedokteran.
4. Analisis faktor risiko sesak napas pada jemaah haji Indonesia tahun 2025.
5. Pengaruh senam pernapasan sederhana terhadap kualitas hidup pasien PPOK.